Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Lima Puluh Kota Safni Ancam Copot Pejabat Lalai, Warga Korban Bencana Mengaku Tak Pernah Terima Bantuan

Minggu, April 26, 2026 | 22:32 WIB | Last Updated 2026-04-26T15:32:04Z

 

Bupati Lima Puluh Kota Safni saat bertemu langsung dengan warga

Lima Puluh Kota, salingka Nagari.id – Keluhan warga terdampak bencana tanah bergerak di Aie Angke, Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh akhirnya sampai ke telinga Safni Sikumbang. Dalam pertemuan langsung, warga mengungkap fakta mengejutkan: bantuan yang disebut-sebut sudah masuk, ternyata tak pernah mereka terima.


“Saya tinggal di huntara, Pak, tapi belum pernah dapat bantuan sama sekali. Padahal katanya bantuan sudah beberapa kali masuk ke jorong kami,” ungkap salah seorang warga di hadapan Bupati.


Pernyataan itu langsung memicu reaksi tegas dari Bupati. Ia menilai ada potensi kelalaian serius di jajaran penanganan bencana, mulai dari tingkat nagari hingga kabupaten.


Safni memastikan akan turun tangan langsung mencari solusi. Ia menginstruksikan seluruh perangkat terkait untuk segera menyinkronkan data penerima bantuan agar tidak ada lagi warga yang terabaikan.


“Saya minta pemutakhiran data terhadap 76 korban terdampak melalui Disdukcapil. Setelah proses berjalan, hari ini seluruh data sudah dimasukkan,” jelasnya.


Namun yang paling menyita perhatian, Safni tidak segan melontarkan ultimatum keras. Ia menyatakan siap mengambil tindakan tegas jika ditemukan unsur kelalaian dari tim penanganan bencana.


“Saya mohon maaf atas yang terjadi. Kalau ini terbukti murni kesalahan dan kelalaian Satgas Bencana—mulai dari BPBD, Dinas Perkim, Dinas Sosial hingga Camat—siap-siap akan saya berhentikan,” tegasnya.


Kasus ini kini menjadi sorotan publik, terutama terkait transparansi dan distribusi bantuan bencana. Warga berharap ancaman tegas Bupati benar-benar diikuti langkah konkret, agar bantuan tepat sasaran dan tidak lagi “hilang” di tengah jalan.

×
Berita Terbaru Update