Notification

×

Iklan

Iklan

Jelang Idul Adha, Inflasi Kota Padang Turun Drastis ke 1,9 Persen

Sabtu, Mei 09, 2026 | 07:20 WIB | Last Updated 2026-05-09T00:20:00Z

 

HLM pengendalian inflasi daerah digelar Pemko Padang

PADANG, salingkanagari.id – Pemerintah Kota Padang mencatat capaian menggembirakan menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat, laju inflasi berhasil ditekan dari angka 3 persen pada April 2026 menjadi 1,9 persen pada Mei 2026.


Keberhasilan ini terungkap dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (7/5/2026).


Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang hari besar keagamaan.


“Hasil ini berkat kolaborasi bersama,” ujar Maigus.


Meski inflasi berhasil ditekan, Pemerintah Kota Padang tetap meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, konsumsi rumah tangga diperkirakan melonjak hingga 30 sampai 50 persen sepanjang Mei 2026.


Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, menyebut sejumlah komoditas mulai mengalami fluktuasi harga, seperti beras Pandan Wangi, beras 42, cabai, dan bawang merah.


“Kenaikan bawang merah dipicu pasokan luar daerah yang belum stabil. Namun untuk gula dan minyak goreng, kondisi mulai terkendali berkat operasi pasar yang masif,” jelasnya.


Untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemko Padang menyiapkan strategi berlapis. Dalam jangka pendek, Operasi Pasar Murah akan digelar serentak sepekan sebelum Idul Adha di kawasan Padang Utara, Kuranji, dan Koto Tangah. Pemerintah juga memperkuat subsidi voucher CSR serta pemantauan harga secara real-time melalui aplikasi “SiDindang”.


Sementara untuk jangka menengah, pengawasan harian oleh UPTD Pasar diperketat disertai tindakan tegas terhadap spekulan. Bahkan, aparat kepolisian baru-baru ini membongkar praktik pengoplosan gas LPG demi menjaga kestabilan distribusi energi masyarakat.


Tak hanya itu, strategi jangka panjang juga mulai disiapkan melalui pembangunan gudang logistik dan fasilitas cold storage guna mengantisipasi gangguan distribusi akibat cuaca ekstrem maupun bencana alam.


Meski sempat dihadapkan pada hambatan distribusi logistik dan antrean BBM di sejumlah SPBU, TPID optimistis tren positif pengendalian inflasi akan terus berlanjut.


“Target kita sangat jelas, menjaga inflasi tetap stabil di angka 1,9 persen bahkan di bawah 2 persen selama periode Lebaran Haji tahun ini. Sinergi adalah kunci kenyamanan masyarakat dalam beribadah dan merayakan Hari Raya,” tutup Fizlan.

×
Berita Terbaru Update