![]() |
| Perumda AM saat konferensi pers |
PADANG, – Di saat banyak perusahaan memilih jalan cepat dengan mengandalkan pinjaman perbankan atau investor swasta untuk membiayai pembangunan, Perumda Air Minum Kota Padang justru mengambil langkah berbeda. Perusahaan daerah ini memilih tidak bergantung pada pembiayaan komersial demi satu tujuan, menjaga tarif air tetap murah bagi masyarakat.
Keputusan tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan publik masih menjadi prioritas utama dibandingkan mengejar keuntungan semata. Sebab, setiap pinjaman berbunga yang diambil dari pihak swasta maupun lembaga keuangan akan menjadi beban perusahaan dan pada akhirnya berpotensi dibebankan kepada pelanggan melalui kenaikan tarif.
Direktur Perumda Air Minum Kota Padang, Andri Satria, menegaskan bahwa perusahaan sengaja memilih kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
"Kalau orientasinya bisnis, tentu kami bisa saja mencari pembiayaan dari perbankan atau pihak swasta. Namun kami memikirkan dampaknya bagi masyarakat. Jangan sampai investasi yang dilakukan justru membuat tarif air menjadi lebih mahal," ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Menurut Andri, hingga kini tarif air yang dibayar pelanggan di Kota Padang masih tergolong sangat terjangkau, bahkan rata-rata hanya sekitar Rp80 per liter. Tarif tersebut ingin terus dipertahankan agar seluruh lapisan masyarakat tetap memperoleh akses air bersih dengan biaya yang ringan.
Ia menjelaskan, pembiayaan dari pemerintah, khususnya pemerintah pusat, menjadi pilihan yang jauh lebih ideal karena tidak membebani perusahaan dengan bunga pinjaman. Dengan begitu, program peningkatan infrastruktur dan pelayanan tetap dapat berjalan tanpa harus mengorbankan kepentingan pelanggan.
Di tengah kebutuhan investasi yang terus meningkat, langkah Perumda Air Minum Kota Padang dinilai menunjukkan keberanian untuk mengambil kebijakan yang lebih mengutamakan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Alih-alih membebani pelanggan dengan kenaikan tarif akibat biaya pinjaman, perusahaan memilih mengelola pembiayaan secara hati-hati demi menjaga keterjangkauan layanan air bersih.
Komitmen tersebut menjadi harapan bagi masyarakat Kota Padang bahwa peningkatan kualitas pelayanan akan terus dilakukan tanpa mengurangi akses warga terhadap air bersih yang menjadi kebutuhan dasar sehari-hari. Bagi Perumda Air Minum Kota Padang, menjaga tarif tetap terjangkau merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sebagai penyedia layanan publik yang hadir untuk melayani masyarakat.
.
