Notification

×

Iklan

Iklan

Usai Deklarasi, Pemkab Tanah Datar Turun Langsung Sosialisasikan Penolakan LGBT ke Ruang Publik

Jumat, Juli 10, 2026 | 22:07 WIB | Last Updated 2026-07-10T15:07:58Z
Tim gabungan mendatangi sejumlah tempat usaha untuk menyampaikan hasil deklarasi sekaligus mengedukasi pemilik usaha

BATUSANGKAR – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bergerak cepat menindaklanjuti Deklarasi Penolakan LGBT yang telah disepakati bersama berbagai unsur masyarakat. Tak sekadar menjadi pernyataan sikap, komitmen tersebut kini diwujudkan melalui sosialisasi langsung ke sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, Kamis (9/7/2026).


Tim gabungan mendatangi sejumlah tempat usaha untuk menyampaikan hasil deklarasi sekaligus mengedukasi pemilik usaha dan masyarakat mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai sosial, budaya, adat istiadat, serta norma yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Tanah Datar.


Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Kabupaten Tanah Datar, Aldis Eka Satria, menegaskan kegiatan tersebut merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam merealisasikan kesepakatan yang telah ditandatangani bersama pada deklarasi penolakan LGBT beberapa hari sebelumnya.


"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari deklarasi penolakan LGBT yang telah disepakati bersama oleh pemerintah daerah, instansi vertikal, dan berbagai elemen masyarakat. Komitmen itu kami implementasikan melalui sosialisasi langsung kepada masyarakat," ujarnya.


Dalam pelaksanaannya, tim menyambangi Nora Fitness di Jorong Parak Jua, Nagari Baringin, serta 360° Fitness Center di Jorong Kubu Rajo, Nagari Limo Kaum. Di lokasi tersebut, petugas berdialog dengan pemilik usaha maupun pengunjung untuk menyampaikan isi deklarasi serta memberikan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai yang berlaku di Kabupaten Tanah Datar.


Menurut Aldis, pendekatan langsung kepada masyarakat dipilih agar pesan yang disampaikan tidak hanya dipahami, tetapi juga mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.


"Kami ingin masyarakat mengetahui hasil deklarasi ini sekaligus memahami pentingnya menjaga norma sosial, budaya, adat istiadat, dan nilai-nilai yang menjadi identitas daerah," katanya.


Sosialisasi tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah, TNI, Polri, organisasi mahasiswa, hingga civitas akademika UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat penyampaian informasi sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga nilai-nilai yang dianut di daerah.


Kegiatan itu juga mendapat perhatian insan pers yang melakukan peliputan secara terbuka. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap langkah sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap komitmen bersama yang telah dideklarasikan serta menjaga kehidupan sosial yang selaras dengan norma, adat, dan budaya yang berlaku di Tanah Datar.