![]() |
| Wabup Solok saat kunjungi ke TRC Pekanbaru |
PEKANBARU, – Upaya Pemerintah Kabupaten Solok meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan. Salah satunya melalui kunjungan kerja Wakil Bupati Solok, Candra, ke pusat layanan darurat Tim Reaksi Cepat (TRC) Call Center 112 Kota Pekanbaru, Minggu (5/7/2026).
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar. Pertemuan tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman sekaligus memperkuat kerja sama antardaerah dalam pengembangan sistem layanan kedaruratan yang cepat, terpadu, dan berbasis teknologi.
Dalam kunjungan tersebut, Candra bersama rombongan meninjau langsung ruang operasional TRC 112 untuk melihat proses kerja para operator dan dispatcher yang menerima serta menindaklanjuti setiap laporan masyarakat selama 24 jam.
Selain melihat fasilitas yang tersedia, rombongan juga memperoleh penjelasan mengenai alur penanganan berbagai kondisi darurat, mulai dari kebakaran, kecelakaan, layanan medis, hingga gangguan ketenteraman dan ketertiban umum. Seluruh laporan masyarakat ditangani melalui sistem koordinasi lintas instansi yang telah terintegrasi.
Pemerintah Kota Pekanbaru menjelaskan bahwa keberhasilan layanan TRC 112 didukung oleh kolaborasi berbagai organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Kesehatan, BPBD, serta Satpol PP. Sinergi tersebut dinilai mampu mempercepat respons petugas saat terjadi keadaan darurat sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif.
Bagi Pemerintah Kabupaten Solok, kunjungan ini menjadi momentum untuk mempelajari penerapan teknologi informasi, sistem manajemen pengaduan, hingga pola koordinasi antarinstansi yang telah berjalan di Kota Pekanbaru. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan layanan kedaruratan yang lebih modern dan responsif di Kabupaten Solok.
Melalui kunjungan kerja ini, hubungan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Solok dan Pemerintah Kota Pekanbaru juga diharapkan semakin erat. Pertukaran pengalaman dan inovasi antardaerah diyakini menjadi langkah penting dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang semakin cepat, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
