Notification

×

Iklan

Iklan

15 Tahun Menanti, Jalan Poros Koto Gadang Dharmasraya Akhirnya Diaspal

Rabu, Juli 08, 2026 | 15:57 WIB | Last Updated 2026-07-15T04:47:53Z
Pengaspalan jalan Kecamatan Koto Besar Dharmasraya 


DHARMASRAYA, – Penantian panjang masyarakat Nagari Koto Gadang, Kecamatan Koto Besar, akhirnya berbuah manis. Setelah lebih dari 15 tahun memperjuangkan perbaikan infrastruktur, Jalan Poros Koto Gadang yang menjadi urat nadi aktivitas warga kini kembali diaspal pada masa kepemimpinan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani.


Pembangunan jalan tersebut menjadi salah satu bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam menghadirkan infrastruktur yang berpihak kepada masyarakat, meski di tengah keterbatasan anggaran daerah. Melalui skema kolaborasi dengan enam perusahaan lewat program Corporate Social Responsibility (CSR), pembangunan yang selama ini dinanti akhirnya dapat direalisasikan.

.

Prosesi dimulainya pengaspalan berlangsung pada Senin (6/7/2026), ditandai secara simbolis oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Dharmasraya, Yefrinaldi, yang mewakili Bupati Annisa. Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, hingga perwakilan perusahaan yang terlibat dalam proyek tersebut.


Antusiasme warga begitu tinggi. Sejak pagi mereka memadati sepanjang ruas jalan untuk menyaksikan alat berat mulai menghamparkan aspal. Bagi masyarakat, momen itu menjadi akhir dari penantian panjang terhadap jalan yang selama bertahun-tahun rusak dan menghambat aktivitas sehari-hari.


Jalan Poros Koto Gadang merupakan akses strategis yang menghubungkan permukiman warga dengan sentra pertanian, perkebunan, serta jalur distribusi hasil produksi masyarakat. Jalan tersebut terakhir kali mendapat pengaspalan pada 1996 dan sejak itu kondisinya terus memburuk tanpa penanganan menyeluruh.


Wali Nagari Koto Gadang, Mesra Weni, mengapresiasi langkah Bupati Annisa yang dinilai berhasil membangun komunikasi dengan dunia usaha sehingga perusahaan bersedia berkontribusi melalui dana CSR untuk memperbaiki jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat.


Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Yefrinaldi, disebutkan bahwa pembangunan Jalan Poros Koto Gadang merupakan bagian dari lima proyek pembangunan jalan berbasis CSR yang tengah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.


Menurutnya, kolaborasi dengan perusahaan menjadi solusi inovatif untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal daerah. Pemerintah mengedepankan kemitraan yang saling menguntungkan, di mana masyarakat memperoleh manfaat dari jalan yang lebih baik, sementara perusahaan juga mendapatkan dukungan terhadap kelancaran aktivitas operasionalnya.


Humas PT Incasi Raya, Monofri, mengatakan enam perusahaan telah berkomitmen mendukung pembangunan sepanjang enam kilometer sesuai nota kesepahaman yang telah disepakati. Pada tahap pertama, pengaspalan difokuskan sepanjang tiga kilometer, sedangkan sisanya akan diselesaikan secara bertahap.


Kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah nagari, dan dunia usaha ini diharapkan menjadi model pembangunan yang dapat diterapkan di berbagai wilayah lain di Dharmasraya. Program tersebut membuktikan bahwa keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang untuk menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.