![]() |
| Bocah laki laki ditemukan tim Satpol PP |
PADANG, salingkanagari.id — Langit senja di Pantai Padang menjadi saksi bisu nasib pilu seorang bocah laki-laki, Arshad Al Habib. Di tengah hiruk-pikuk pengunjung dan debur ombak yang tak pernah berhenti, ia ditemukan sendirian—tanpa keluarga, tanpa arah, dan tanpa kepastian.
Bocah asal Bukittinggi itu diduga ditinggalkan oleh seorang remaja yang sebelumnya mengajaknya pergi. Perjalanan yang awalnya mungkin terasa seperti petualangan, berubah menjadi mimpi buruk saat mereka tiba di Pasar Raya Padang. Di sanalah mereka terpisah—dan Arshad tak pernah lagi melihat sosok yang membawanya pergi.
Dengan langkah kecil dan kebingungan yang tak terucap, Arshad akhirnya terdampar di Pantai Padang. Tanpa bekal, tanpa tujuan, ia hanya bisa bertahan di tengah keramaian yang justru terasa begitu asing.
Beruntung, Tim Satgas Satpol PP Kota Padang menemukan Arshad sebelum sesuatu yang lebih buruk terjadi. Dalam kondisi selamat namun penuh keterbatasan, ia langsung diamankan dan dibawa ke markas untuk mendapatkan perlindungan sementara.
Dari pengakuannya yang terbata, Arshad menyebut berasal dari Jorong Jangkak, sebuah nagari di Bukittinggi. Ia bahkan belum pernah merasakan bangku sekolah, membuat kisahnya semakin menyayat hati—seorang anak yang belum sempat mengenal dunia, justru harus menghadapi kerasnya kehidupan seorang diri.
Kini, nasib Arshad berada dalam penanganan Dinas Sosial Kota Padang. Harapannya sederhana: menemukan kembali keluarganya dan mendapatkan kehidupan yang lebih layak.
Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam.
“Jika ada yang mengenali anak ini atau mengetahui keluarganya, kami mohon segera melapor. Setiap informasi sangat berarti untuk mengakhiri penderitaan anak ini,” ujarnya penuh harap.
