![]() |
| Sapi kurban Presiden Prabowo untuk Solok Selatam |
PADANG ARO, salingkanagari.id — Menjelang Iduladha 2026, masyarakat Kabupaten Solok Selatan mendapat hadiah istimewa dari Presiden Republik Indonesia. Seekor sapi jenis Simental dengan bobot fantastis mencapai 882 kilogram dipilih sebagai hewan kurban bantuan kemasyarakatan (Banmas) Presiden RI untuk disembelih di Solsel.
Sapi raksasa itu merupakan milik Joni, seorang peternak asal Kecamatan Sangir, yang selama ini merawat ternaknya dengan penuh perhatian dan kasih sayang hingga tumbuh sehat dengan ukuran luar biasa.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Solok Selatan, Admi Zulkhairi, mengatakan sapi tersebut terpilih setelah melalui proses seleksi ketat dari Sekretariat Presiden.
“Tahun ini Solok Selatan kembali mendapatkan bantuan kemasyarakatan dari Presiden RI. Sapi yang dipilih berjenis Simental jantan, usia 2,5 tahun dengan bobot 882 kilogram,” ujar Admi, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, pengusulan sapi dilakukan sekitar satu bulan lalu setelah adanya surat dari Sekretariat Presiden yang meminta daerah mengajukan sapi terbaik dan terbesar di masing-masing kabupaten/kota.
Selain memiliki bobot hampir satu ton, sapi milik Joni itu juga memiliki lingkar dada mencapai 223 sentimeter dan dinyatakan dalam kondisi sehat.
“Sapi ini dipilih bukan hanya karena ukurannya besar, tetapi juga sehat dan memenuhi seluruh kriteria untuk hewan kurban Presiden,” jelasnya.
Saat ini, sapi tersebut masih dalam perawatan intensif peternaknya dengan pendampingan dari DPKPP Solok Selatan. Pemerintah daerah juga memastikan kondisi kesehatan sapi tetap prima melalui pemberian vitamin dan vaksin hingga hari penyembelihan nanti.
Rencananya, sapi kurban bantuan Presiden RI itu akan disembelih di Masjid Baitul Hikmah Durian Tarung, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir.
Kehadiran sapi kurban Presiden dengan ukuran jumbo ini pun menjadi perhatian warga dan menambah kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Solok Selatan, khususnya para peternak lokal yang dinilai mampu menghasilkan ternak berkualitas nasional.
