![]() |
| Bupati Agam Benni Warlis saat ikut pemusnahan barang bukti perkara narkoba |
AGAM, salingkanagari.id — Pemerintah Kabupaten Agam menegaskan komitmen kuat dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang dinilai menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda.
Komitmen itu ditegaskan Bupati Agam, Benni Warlis saat menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap di halaman Kejaksaan Negeri Agam, Jumat (22/5/2026).
Dalam keterangannya, Benni Warlis menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti bukan sekadar agenda administratif, melainkan simbol nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba dan tindak kriminal lainnya.
“Ini adalah pernyataan tegas negara hadir. Negara tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelanggaran hukum, para bandar dan pengedar yang merusak masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Menurutnya, narkoba tidak hanya merusak fisik dan mental generasi muda, tetapi juga menghancurkan tatanan sosial, memicu meningkatnya kriminalitas hingga menggerogoti masa depan bangsa. Karena itu, upaya memutus rantai peredaran narkoba harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Bupati Agam juga mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Agam, pihak kepolisian, Badan Narkotika Nasional serta seluruh satuan tugas yang dinilai konsisten dalam mengungkap berbagai kasus hukum di Kabupaten Agam.
Ia menilai, pemusnahan barang bukti yang dilakukan secara terbuka merupakan bentuk transparansi penegakan hukum agar masyarakat dapat menyaksikan langsung bahwa barang bukti hasil sitaan benar-benar dimusnahkan dan tidak disalahgunakan.
Dalam kesempatan itu, Benni Warlis juga menyampaikan tiga pesan penting kepada masyarakat. Pertama, masyarakat diminta menjadi garda terdepan dengan aktif melaporkan indikasi peredaran narkotika di lingkungan sekitar. Kedua, keluarga diminta memperkuat pengawasan terhadap pergaulan anak-anak sebagai benteng utama pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ketiga, masyarakat diajak mendukung program rehabilitasi bagi pengguna narkoba agar dapat pulih dan kembali produktif.
“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat dan seluruh elemen bangsa, kita optimistis Agam mampu menjadi daerah yang bersih dari narkoba demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
