Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkab Pasbar Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran di Sungai Aur dan Simpang Empat

Sabtu, Mei 23, 2026 | 06:41 WIB | Last Updated 2026-05-22T23:41:21Z

 

Pemkab Pasaman Barat saat menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran

PASAMAN BARAT , salingkanagari.id — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Sosial kembali menunjukkan respons cepat dalam penanganan bencana dengan menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Kecamatan Sungai Aur dan Simpang Empat, Jumat (22/5/2026).


Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban warga yang terdampak musibah kebakaran yang terjadi di sejumlah titik dalam beberapa waktu terakhir.


Plt Kepala Dinas Sosial Pasaman Barat, Vanvoni Gorbi, mengatakan pemerintah daerah hadir memastikan kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi pascakejadian.


“Pemkab Pasbar berkomitmen memberikan perlindungan sosial dan bantuan darurat bagi masyarakat yang tertimpa musibah. Kehadiran pemerintah di tengah warga menjadi bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam kondisi darurat,” katanya.


Di Jorong Kumpulan, Nagari Aua Serumpun, Kecamatan Sungai Aur, bantuan diserahkan kepada keluarga Nuzul Samran yang rumahnya hangus terbakar pada Kamis (21/5/2026). Bantuan yang diberikan berupa paket logistik, kasur, selimut, perlengkapan keluarga, hingga makanan anak.


Selain itu, bantuan juga disalurkan di Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, untuk korban kebakaran yang menghanguskan lima unit toko pada 19 Maret 2026. Toko tersebut diketahui milik Wahyuna, Fitri, Ika, Indah, dan Eno.


Tak hanya itu, korban kebakaran lain yang terjadi pada 18 Mei 2026 juga menerima bantuan. Dua bangunan toko yang terbakar masing-masing merupakan salon milik Jasmanidar serta toko pakaian jilbab yang disewa Misran.


Penyaluran bantuan dilakukan bersama BPBD Pasbar, Baznas Pasbar, dan Bank BRI. Selain bantuan kebutuhan pokok dan perlengkapan dasar, Baznas Pasbar turut menyerahkan santunan tunai kepada para korban terdampak.


Proses penyerahan bantuan turut melibatkan camat, pemerintah nagari, serta unsur terkait lainnya sebagai bentuk sinergi penanganan bencana di daerah.


Dinsos Pasbar juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan korsleting listrik maupun faktor lainnya, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

×
Berita Terbaru Update