![]() |
| Gambar Pemprov Sumbar saat rapat dengan Pemkab Sijunjung |
PADANG, salingkanagari.id– Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menunjukkan komitmen penuh dalam mendorong kawasan Geopark Silokek di Kabupaten Sijunjung meraih pengakuan internasional sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan dukungan tersebut akan diwujudkan melalui penguatan infrastruktur serta tata kelola kawasan, yang diintegrasikan dalam berbagai program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumbar.
“Geopark Silokek menjadi salah satu kandidat kuat dari Indonesia. Saat ini proses penilaian menuju UNESCO Global Geopark sedang berlangsung, dan kita berharap bisa lolos,” ujar Mahyeldi usai menerima audiensi Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, di Istana Gubernuran, Jumat (24/4/2026).
Saat ini, Geopark Silokek tengah memasuki fase krusial penilaian menuju status Geopark Global UNESCO. Jika berhasil, kawasan ini berpeluang mendapatkan pengakuan dunia atas keunikan warisan geologinya, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi berkelanjutan di daerah.
Mahyeldi menjelaskan, ada sejumlah manfaat besar yang akan dirasakan jika status tersebut berhasil diraih. Dari sektor ekonomi dan pariwisata, Geopark Silokek berpotensi menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan geowisata.
Selain itu, pengakuan UNESCO akan memperkuat upaya konservasi bentang alam dan formasi batuan purba sesuai standar internasional. Dari sisi edukasi, kawasan ini juga dapat menjadi laboratorium alam untuk penelitian ilmiah dan pembelajaran lingkungan bagi generasi mendatang.
Tak hanya itu, pelestarian budaya lokal turut mendapat perhatian. Status geopark dunia diyakini akan memperkuat identitas “Nagari Adat” serta memperkenalkan budaya Minangkabau ke kancah global.
“Seluruh kekuatan harus kita fokuskan ke sini. Ini bukan hanya tentang Sijunjung atau Sumatera Barat, tapi juga menyangkut harga diri Indonesia di mata internasional,” tegas Mahyeldi.
Untuk itu, ia meminta seluruh OPD di lingkungan Pemprov Sumbar berperan aktif melalui program dan kegiatan yang mendukung percepatan pengakuan tersebut.
Sementara itu, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari pemerintah provinsi. Menurutnya, sinergi lintas pemerintah menjadi kunci dalam menghadapi proses penilaian yang menuntut kesiapan menyeluruh.
“Kami sangat membutuhkan dukungan dari Pemprov Sumbar agar proses penilaian Geopark Global UNESCO ini berjalan optimal dan memberikan hasil terbaik,” ujarnya.
Diketahui, Geopark Silokek menyimpan kekayaan geologi, hayati, dan budaya yang luar biasa. Kawasan ini memiliki bentang alam karst berusia lebih dari 350 juta tahun, lengkap dengan formasi batuan purba serta sedikitnya 25 situs geodiversity bernilai tinggi.
Sejak ditetapkan sebagai Geopark Nasional pada 30 November 2018, kawasan ini terus dikembangkan sebagai pusat edukasi, konservasi, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat berbasis pariwisata berkelanjutan.
